Dahsyatnya Manfaat
Minum Kopi untuk Kesehatan
Kopi merupakan minuman favorit banyak orang.
Mulai dari kedai pinggir jalan hingga hotel bintang lima menyediakan minuman
yang rasa dan aromanya nikmat ini. Kandungan kafein dalam kopi dipercaya bisa membangkitkan
kesegaran dan kebugaran. Tapi di lain pihak masih banyak orang yang takut minum
kopi karena alasan kesehatan.
Untuk menjawab kontroversi tersebut hingga saat ini berbagai penelitian terus
dilakukan untuk mengetahui khasiat dan manfaat kopi bagi tubuh. Sebagai salah
satu pengekspor kopi utama di dunia, kopi dari Indonesia terkenal bermutu
tinggi. Ditambah alasan lain di bawah ini, sayang rasanya jika harus melewatkan
secangkir kopi di pagi hari..
1.
Melawan
kegemukan. Orang yang sering
minum kopi diketahui berat badannya lebih stabil selama 12 tahun dibandingkan
dengan orang yang berhenti minum kopi. Demikian menurut penelitian yang
dilakukan tim dari Harvard School of Public Health, Boston, AS.
2.
Menambah
semangat. Minum kopi disela
waktu bekerja ternyata bisa membantu kita tetap bugar dan berkonsentrasi.
Penelitian menunjukkan atlit yang mengonsumsi minuman yang mengandung cafein
karbohidrat setelah bersepeda memiliki lebih banyak glikogen (cadangan energi)
dalam ototnya bila dibandingkan dengan atlit yang tidak mengonsumsi. Glikogen
akan membantu kita lebih cepat dan gesit dalam sesi berikutnya.
3.
Mengurangi
risiko penyakit. Menambah konsumsi kopi
menurut penelitian The National Institute of Environmental Medicine di Swedia,
bisa menghindari kita dari risiko kanker hati. Cukup dua cangkir kopi per hari
dan risiko kanker akan berkurang 43 persen. Studi lain menunjukkan wanita yang
minum kopi risiko terkena serangan jantung berkurang 24 persen. Antioksidan
yang terdapat dalam kopi diduga melindungi kita dari penyakit-penyakit itu.
Sebuah studi yang dilaporkan dalam Journal of Nutrition menyebutkan gadis
remaja yang sering minum kopi setiap hari risiko terkena kanker payudara
berkurang 40 persen. Kandungan kafein dan polipenhol dalam kopi melindungi tubuh
melawan kanker payudara.
4.
Membantu
daya ingat. Peneliti dari Medical
University of Innsbruck, Austria, mengatakan bahwa kafein bisa mencegah
berkurangnya daya ingat. Minum secangkir kopi sebelum pertemuan penting dengan
klien barangkali layak dicoba agar daya ingat dan otak lebih tajam.
5.
Mencairkan
suasana. Harus berurusan dengan
orang yang sulit diajak kerjasama? ajaklah ia menikmati secangkir kopi. Kafein
akan membuat orang lebih terbuka, demikian menurut laporan yang diterbitkan
dalam European Journal of Social Psychology. Peneliti mengungkapkan kafein
merangsang fungsi kognitif sehingga orang akan lebih terbuka dan respektif.
6.
Menurunkan
resiko diabetes tipe-2. Siapa dapat menduga
bila minuman sesederhana kopi dapat memberikan keuntungan yang menakjubkan bagi
kesehatan? Ternyata, dengan meminum kopi dapat mengurangi resiko diabetes tipe
dua. Menurut Sid Kirchheimer dari WebMD, semakin banyak kopi yang diminum,
semakin baik hasil yang diperoleh. Bahkan, Universitas Harvard telah melakukan
riset tentang manfaat kopi bagi kesehatan selama 18 tahun, dengan menganalisa
data dari sekitar 126 ribu orang. Hasilnya, dengan meminum kopi 1-3 cangkir
sehari dapat mengurangi resiko terkena diabetes hingga 10 persen, sedangkan
dengan meminum kopi 6 cangkir atau lebih dapat mengurangi resiko pria dari
serangan diabetes tipe dua sebesar 54 persen, sedangkan untuk wanita dapat
berkurang 30 persen. Ini argumen bagus untuk ungkapan “satu poci kopi sehari”,
ungkapan bagi orang yang ketagihan minum kopi setiap harinya.
7.
Mengurangi
Resiko Penyakit Parkinson dan Lainnya. Enam kelompok studi lain menemukan bahwa peminum kopi yang
meminum kopi dengan teratur dapat mengurangi resiko terkena Parkinson lebih
dari 80 persen. Menurut Thomas DePaulis, Phd, seorang ilmuwan dari Vanderbilt
University’s Institute for Coffee Studies, menyatakan, semakin banyak meminum
kopi, diperoleh hasil yang semakin baik. Nampaknya bagi mereka yang tidak
meminum kopi, juga memiliki resiko terkena kanker kolon, sirosis hati, bahkan
batu empedu! Penelitan terbaru lainnya menunjukkan bahwa kopi dapat memberi
keuntungan bagi kesehatan jantung, mengurangi resiko penyakit jantung sampai 53
persen.
8.
Mengimbangi
Kebiasaan Jelek Lainnya. Kopi tidak hanya
memiliki efek yang bagus bagi tubuh dalam hal melawan penyakit, namun juga
dapat membantu untuk mengimbangi atau memutar balik resiko yang diakibatkan
oleh kebiasaan buruk. Menurut Thomas DePaulis, “Perokok dan peminum berat akan
memiliki resiko lebih rendah terkena penyakit jantung dan gangguan liver bila
mereka memiliki kebiasaan minum kopi secara teratur dibandingkan mereka yang
tidak minum kopi.
9.
Dapat
Membantu Mengobati Penyakit. Ada bukti yang menunjukkan bahwa kopi dapat membantu mencegah
serangan asma dan bahkan dapat mengaturnya di saat kekurangan obat tradisional.
Juga, kopi sangat bermanfaat dalam mengobati sakit kepala, khususnya migrain,
dan penelitian menunjukkan bahwa orang yang minum kopi meningkatkan
perlindungan terhadap rongga perutnya sendiri.
10.
Mengurangi
Berat Badan. Tersedianya
anti-oksidan alami dalam kopi, dapat membantu Anda menurunkan berat badan.
Fakta baru lain, yang baru-baru ini ditemukan oleh Fulgencio Saura-Calixto dan
M. Elena Diaz-Rubio dalam ACS’ Journal of Agricultural and Food Chemistry,
menemukan bahwa kopi bubuk masak dapat menjadi sumber serat yang baik, setiap
cangkir mengandung hampir 2 gram serat yang mudah larut. Kebanyakan orang yang
menjalani diet sangat sadar akan manfaat serat dalam hal pengurangan berat
badan. Menurut penelitian, “kandungan serat yang terdapat pada kopi bubuk masak
lebih tinggi dibandingkan minuman umum lain seperti anggur maupun jus jeruk.”
Jadi, mari kita minum kopi, saudara-saudara! Tapi hindari gula!
11.
Membantu
Kita Mengontrol Depresi. Kopi telah membuktikan
dapat membantu mengatur maupun menanggulangi depresi. Sebagian, tentu saja,
karena kandungan kafein membuat kita tetap sadar, yang dapat mengurangi
perasaan depresi, namun mungkin juga berhubungan dengan tingkat oksidan yang
terkandung dalam secangkir kopi. Sebenarnya, suatu penelitian dari Brazil
baru-baru ini menunjukkan bahwa bahkan anak-anak dapat meminum kopi dalam
jumlah yang sesuai dengan usianya untuk mengatasi depresi. Kenyataannya, dalam
penelitian menunjukkan sejumlah kecil kopi (1-2 cangkir sehari) sesungguhnya
memiliki manfaat bagi kesehatan anak-anak, meskipun pernyataan sebelumnya
menyatakan bahwa meminum kopi dapat menghambat pertumbuhan seseorang.
12.
Melindungi
jantung. Peminum kopi yang
mengonsumsi 1-2 cangkir kopi hitam per hari memiliki risiko terkena stroke
lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak minum kopi. Hal ini disebabkan oleh
adanya antioksidan yang terkandung dalam kopi. Kopi memiliki antioksidan lebih
banyak dibandingkan blueberry. Antioksidan yang terkandung di dalamnya membantu
menahan efek buruk dari peradangan pada arteri. Sesaat setelah meminumnya, kopi
meningkatkan tekanan pada darah dan denyut jantung. Namun setelah beberapa
lama, kopi justru menurunkan tekanan darah, karena antioksidan pada kopi
mengaktifkan asam nitrat pada tubuh sehingga terjadi pelebaran pembuluh darah.
13.
Menjaga
kesehatan hati. Kopi juga bisa
meminimalkan risiko munculnya sirosis dan penyakit hati lainnya. Satu analisa
dari sembilan penelitian menemukan bahwa kopi bisa menurunkan risiko kanker
hari sebanyak 43%. Hal ini karena peran antioksidan dan kafein di dalamnya.
14.
Meningkatkan
kekuatan otak. Minum kopi secara
teratur juga dapat membantu mengurangi risiko demensia dan Alzheimer, sama
halnya seperti Parkinson. Antioksidan yang terkandung di dalam kopi menangkal
kerusakan sel otak dan membantu jaringan saraf untuk bekerja lebih maksimal
sehingga otak bekerja lebih baik.
15.
Membantu
menghilangkan sakit kepala. Penelitian
membuktikan, 200 miligram kafein dapat membantu menghilangkan sakit kepala,
termasuk migrain. Walaupun begitu belum ada penelitian yang membuktikan
bagaimana cara kafein menghilangkan sakit kepala, namun para peneliti meyakini
bahwa kafein meningkatkan aktivitas sel otak yang mengakibatkan pembuluh darah
di sekitarnya menegang.
"Penegangan pembuluh darah ini membantu menghilangkan tekanan yang mengakibatkan
rasa sakit," ujar Robert Shapiro, M.D., Ph.D., profesor saraf dan Director
the Headache Clinic dari Universitas Vermont Medical School, seperti dikutip
oleh laman Yahoo! Shine.
Namun, di balik kenikmatannya, kopi menyimpan efek negatif bagi mereka yang
tidak mengetahui cara minum kopi yang baik. Minum kopi berlebihan bisa
menimbulkan dampak buruk, antara lain, meningkatnya kadar kolesterol jahat dan
trigliserida yang akan membuat darah lebih pekat.
Selain itu, kopi akan sangat berbahaya bagi penderita tekanan darah tinggi,
karena kafein dapat meningkatkan tekanan darah secara tiba-tiba. Bagi wanita
hamil, kopi dapat meningkatkan risiko kematian pada bayi. Kopi pun
mengakibatkan tulang keropos. Bagi penderita maag, kopi adalah musuh besar yang
harus dihindari karena kafein meningkatkan produksi asam lambung. Kopi pun
membuat gelisah, insomnia, dan tremor (tangan bergetar).
Untuk dapat menghindari efek negatif pada kopi, pilih racikan kopi tanpa
tambahan gula dan susu, serta mengurangi dosis kopi yang Anda minum setiap
harinya. Selain itu, pilih juga jenis kopi yang tanpa kafein. Dan agar 'racun'
dalam kopi bisa diminimalisasi, jangan lupa untuk selalu konsumsi 2 gelas air
putih untuk setiap satu cangkir kopi yang Anda minum.
Ada lebih banyak manfaat minum kopi bagi kesehatan dan tampaknya mereka jauh
lebih bermanfaat dibandingkan resiko yang didapatkan. Jadi berhentilah merasa
bersalah dan nikmatilah secangkir kopi Anda di pagi hari! Jika suatu saat ada
seseorang yang mengatakan kepada Anda bahwa Anda meminum kopi terlalu banyak
atau Anda semestinya berhenti meminumnya, sampaikan fakta-fakta diatas kepada
mereka.
(Dari berbagai sumber)